SEKARANG PADI DAN SAPI BISA DI-ASURANSIKAN

31 Desember 2017 20:25:49 WIB

Berdesa.com – Nasib apes para petani karena panen padi yang gagal kini bisa diantisipasi. Tanaman padi yang digarap para petani bisa diasuransikan. Sehingga, ketika kegagalan panen terjadi para petani tetap bisa mendapatkan modal untuk menanam lagi. Juga bagi peternak sapi, tak perlu lagi ada cerita pilu karena sapi mati. Sapi, kini bisa masuk asuransi.

Produk asuransi sapi dan padi ini diluncurkan PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) alias Jasindo yakni BUMN yang bergerak dibidang asuransi. Produk asuntuk padi namanya Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS). Kedua program ini sudah siap diakses para petani dan peternak saat ini.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Yuko Gunawan kepada Kompas.com menyatakan, dua produk ini lahir untuk mendukung program ketahanan pangan. Karena petani dan peternak ada dua ujung tombak ketahanan pangan nasional. Program ini diyakini bisa membuat para petani dan peternak tetap bisa menjalankan produktivitas mereka tanpa perlu kawatir lagi.

Yuko Gunawan menyatakan, dengan program ini para petani tak perlu lagi kawatir ketika panen gagal. Hantu gagal panen adalah ancaman yang selalu dihadapi petani karena pertanian sangat berkaitan dengan faktor alam sehingga sulit diprediksi hasilnya. Selama ini ketika panen gagal, petani tidak memiliki apapun yang tersisa dari hasil pertaniannya itu. Maka dengan diasuransikan para petani tetap akan memiliki minimal modal untuk melakukan penanaman kembali sehingga produktivitas pertaniannya terus terjaga.

Demikian pula peternak sapi. Selama ini para peternak menghadapi resiko kerugian besar jika ternaknya mati karena sesuatu yang tak terduga. Selama ini berbagai cara peternak untuk menjaga ternaknya sehat dan gemuk selalu dilakukan. Tetapi sebagai mahkluk hidup tubuh hewan ternak seperti sapi memiliki banyak faktor yang bisa menciptakan kematian pada mereka. Mulai dari penyakit yang sulit dicegah atau kematian disebabkan hal lain. Kini, paternak tak perlu kawatir lagi ketika harus kehilangan ternaknya. Soalnya, asuransi akan mengembalikan sebagian modal awalnya agar peternak bisa tetap mendapatkan kesempatan beternak lagi.

Program yang diluncurkan sejak 2015 ini kini terus mengembangkan sayapnya. Per Juli 2017, Jasindo telah mencatat asuransi padi dengan bidang tanah seluas 400 ribu hektar sawah petani di seluruh Indonesia. Sedangkan asuransi ternak sapi telah mencatat 45 ribu ekor sapi yang kini terlindungi asuransi. Jadi, siapa bilang asuransi hanya dibutuhkan manusia, kini sapi dan padi juga bisa diasuransikan.

 

Sumber : http://www.berdesa.com/sekarang-sapi-dan-padi-asuransikan/

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • wahyun
    Pantau terus web kami ya kak :)...baca selengkapnya
    04 Mei 2024 12:43:47 WIB
  • wahyun
    Terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
    04 Mei 2024 12:43:10 WIB
  • wahyun
    Semoga bermanfaat :)...baca selengkapnya
    05 April 2023 13:07:28 WIB
  • wahyun
    Terima kasih kunjunggannya, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
    21 Juni 2021 13:43:56 WIB
  • Nindy julianti
    Perbanyak lagi kak...baca selengkapnya
    19 Juni 2021 15:02:47 WIB
  • Anik Rohmawati
    Mantab...baca selengkapnya
    24 September 2020 11:10:39 WIB
  • basri
    cukup jelas...baca selengkapnya
    24 Juli 2020 11:00:31 WIB
  • Dede Juhara
    Saya baru tahu nama daun sambung nyawa = daun Apri...baca selengkapnya
    04 Juli 2020 17:31:30 WIB
  • L_Meong
    Terimakasih kunjungannya ke website ini. Dari hasi...baca selengkapnya
    26 Juni 2020 12:05:44 WIB
  • Willy Nurdiansyah
    Mencari kerjasama barang sembako Untuk kios saya ...baca selengkapnya
    07 Juni 2020 00:59:02 WIB
Galeri Foto
ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT
PELADI MAKARTI
PENDATAAN PELAKU USAHA/ UMKM DI KALURAHAN PUTAT
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial