Pembinaan PIK-Remaja Putri melalui Edukasi Stunting Kalurahan Putat

Nusaa H 11 Juli 2026 10:09:26 WIB

Putat (SIDA) – Sabtu (11/7/2026) Kalurahan Putat melakasanakan sosialisasi edukasi pembinaan Remaja putri Tunas Harapan Tahun 2026 untuk mencegah stanting dan pencegahan anak usia dini. Pelaksanaan dilaksanakan di ruang Rapat Kalurahan Putat pagi pukul 09.00 WIB menghadirkan Kepala UPT Puskesmas Patuk II Drg. Sri Widyaswati dan Dina. Perwakilan Pamong Kalurahan Putat dihadiri oleh Carik, Kamituwa, dan staf kamituwa. Kalurahan Putat mengundang Remaja putri untuk menghadiri sosialisasi mewakili setiap Padukuhan. 

Acara dibuka dengan do'a bersama, pembagian PMT remaja berupa susu fresh milk dan buah-buahan. dilanjutkan dengan Sambutan Carik Putat terhadap remaja putri Kalurahan Putat. Edukasi stunting dibuka dengan mengenalkan umum secara singkat terkait apa itu masalah kesehatan stunting dan mengapa mengetahui penyebab terjadinya Stunting ini penting untuk remaja. Materi disampaikan oleh Drg. Sri Widyaswati dan Dina terkait tentang pengenalan alat reproduksi serta masalah reproduksi yang apabila terjadi pernikahan usia dini yang belum siap secara fisik. Selain itu, secara materi dan mental, sosialisasi ini penting disampaikan pada remaja untuk menghindari adanya ketertarikan menikah usia dini. 

Selain itu, terdapatnya masalah hubungan badan yang tidak sesuai pada waktunya dapat meningkatkan masalah kesehatan reproduksi, pernikahan dini yang berdampak stunting pada bayi yang akan lahir, hingga mendorong perilaku untuk aborsi. Kondisi yang belum profesional pada remaja putri juga disampaikan oleh Dina "Hubungan haruslah dilaksanakan setelah menikah dengan penuh kesiapan baik dari fisik, kesiapan materi, dan kesiapan mental." 

Selain itu, drg. Sri Widyaswati menyampaikan slogan untuk meningkatkan kesadaran pada Remaja PIK-R Kalurahan Putat dengan "Salam sehat! 'sehat dimulai dari saya'  

Masalah stanting juga menjadi perhatian lebih terhadap remaja putri. Skrining kesehatan juga diperlukan untuk mengetahui adanya tanda awal permasalahan lainnya. Seperti pada masalah penyakit yang tidak menular. Stunting juga dijelaskan oleh Drg. Sri Widyaswati ''kualitas SDM menurun, menurunnya perkembangan otak, sulit fokus, dan kecerdasan berkurang. Hal ini dapat dicegah dengan pola makan seimbang, mengkonsumsi protein hewani, kalsium, vitamin, zat besi dan lain sebagainya untuk memenuhi gizi remaja dan menghindari stunting" [NS]   

 




Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • wahyun
    Pantau terus web kami ya kak :)...baca selengkapnya
    04 Mei 2024 12:43:47 WIB
  • wahyun
    Terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
    04 Mei 2024 12:43:10 WIB
  • wahyun
    Semoga bermanfaat :)...baca selengkapnya
    05 April 2023 13:07:28 WIB
  • wahyun
    Terima kasih kunjunggannya, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
    21 Juni 2021 13:43:56 WIB
  • Nindy julianti
    Perbanyak lagi kak...baca selengkapnya
    19 Juni 2021 15:02:47 WIB
  • Anik Rohmawati
    Mantab...baca selengkapnya
    24 September 2020 11:10:39 WIB
  • basri
    cukup jelas...baca selengkapnya
    24 Juli 2020 11:00:31 WIB
  • Dede Juhara
    Saya baru tahu nama daun sambung nyawa = daun Apri...baca selengkapnya
    04 Juli 2020 17:31:30 WIB
  • L_Meong
    Terimakasih kunjungannya ke website ini. Dari hasi...baca selengkapnya
    26 Juni 2020 12:05:44 WIB
  • Willy Nurdiansyah
    Mencari kerjasama barang sembako Untuk kios saya ...baca selengkapnya
    07 Juni 2020 00:59:02 WIB
Galeri Foto
ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT
PELADI MAKARTI
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial