PEMERINTAH DESA PUTAT LAKUKAN KONSOLIDASI FPRB
Lian 28 Desember 2017 11:36:16 WIB
Putat (SIDA) – Belum lama ini di Gunungkidul mengalami bencana alam yang terjadi hampir di seluruh wilayahnya. Bencana alam yang terjadi dipicu oleh curah hujan yang tinggi dan disertai dengan angin kencang yang mengakibatkan debit air meningkat sehingga penyebabkan banjir, pohon tumbang dan tanah longsor.
Berdasarkan hal tersebut Pemerintah Desa Putat melakukan pembentukan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) atau lebih tepatnya melakukan reorganisasi forum tersebut. Rabu, 27 Desember 2017 tepatnya pukul 20.00 WIB tadi malam Pemerintah Desa Putat mengadakan konsolidasi untuk membentuk ulang kepengurusan FPRB untuk memanfaatkan potensi-potensi yang ada di Desa Putat.
Desa Putat memiliki potensi relawan dari masyarakat yang aktif di berbagai organisasi sosial seperti TAGANA, RAPI, GASSAK bahkan ada yang menjadi petugas kebencanaan di BPBD Gunungkidul dan BPBD DIY sehingga Pemerintah Desa Putat berupaya untuk mengoptimalkan potensi-potensi yang dimiliki untuk bergabung dalam FPRB yang ada.
"Kejadian bencana banjir di Desa Bunder beberapa waktu yang lalu menjadi pengalaman untuk kita semua. Bagaimana FPRB menjadi sangat penting dalam menangani bencana. Di Desa Bunder waktu itu bisa dikatakan relawan yang pertama kali menginisiasi pendirian posko adalah relawan dari Desa Putat. Ada Mas Sutik, Mas Eko, Mas Suradi, Mas Sairan dan saya sendiri. Bukan tidak mungkin bencana juga akan kita jumpai di wilayah Desa Putat." Jelas Juni selaku Kasi Pelayanan Desa Putat sekaligus Ketua FPRB Putat.
Hadir dalam rapat konsolidasi tersebut antara lain Suprapti selaku Sekretaris Desa Putat mewakili Kepala Desa, Pengurus FPRB dan Tim PB serta potensi lainnya. Dalam pengantarnya Juni berharap potensi yang ada di Desa Putat bisa dioptomalkan untuk mengisi kebutuhan FPRB sesuai dengan kapasitasnya. Hal itu tidak terlepas dari FPRB yang sudah ada merupakan bentukan dari sebuah pelatihan instan yang dituntut dibentuk di akhir pelatihan sehingga pencermatan mengenai potensi sangat terbatas. Konsolidasi itu sendiri bertujuan untuk menggabungkan dua kelompok penanganan bencana yaitu FPRB dan Tim PB Desa Putat serta menata ulang personil agar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.
Lebih jauh Juni menjelaskan bahwa idealnya Ketua Lembaga di desa berasal dari luar Pemerintah Desa atau bukan Perangkat Desa agar ada hubungan imbal balik antara Pemerintah Desa dan Lembaga Desa serta tidak ada kesan bahwa Lembaga Desa dibentuk dan dikendalikan oleh Pemerintah Desa. Selain itu agar Pemerintah Desa memiliki mitra untuk mendapatkan masukan dan usulan sesuai dengan kebutuhan dari lembaga yang berisikan orang-orang yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya. Jangan sampai Pemerintah Desa menyediakan kegiatan dan anggaran yang tidak sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Dalam konsolidasi malam itu disepakati oleh forum bahwa M. Ali Syafrodin, S.Sos. menjadi Koordinator (Ketua) FPRB Desa Putat dengan Eka Suryana sebagai wakilnya. Keduanya merupakan potensi dari TAGANA Desa Putat. Selain mereka, Lian Kristina dan Agus Tiyono dari Karang Taruna menjadi pasangan Sekretaris serta Seni Lestari dan Juni Putra Nugraha yang semula menjadi Ketua berpindah kedudukan menjadi Bendahara.
Setelah pengurus teras terbentuk kemudian disusun menjadi beberapa divisi seperti Logistik dan Dapur Umum dengan Koordinator Sutikna, Suradi sebagai Koordinator Divisi Evakuasi, Agus Triyanta di Divisi Tim Reaksi Cepat, Sairan di Divisi Posko, Giman di Divisi PAM (Keamanan), Sutimah, A.Md.Keb. SKM. di Divisi Kesehatan (Medis), Satino di Divisi Komunikasi dan Informasi serta Mujiyanto di Divisi Transportasi. Namun seluruh komponen dan personil tersebut akan difinalisasi pada rapat kedua di awal bulan Januari 2018 mendatang.
“Dengan adanya forum seperti ini, diharapkan warga Desa Putat lebih tanggap, tangkas dan tangguh dalam menghadapi bencana sehingga dapat meminimalisir dampak suatu bencana.” Imbuh Juni.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- LEMBARAN KALURAHAN PUTAT TAHUN 2026 NOMOR 1
- LEMBARAN KALURAHAN PUTAT TAHUN 2025 NOMOR 7
- REALISASI APKAL 2025 DAN TRANPARANSI APBKAL 2026
- ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT
- OUTING CLASS SD ISLAM TUNAS ILMU KE DESA PRIMA GUMREGAH
- APEL PAGI PAMONG KALURAHAN PUTAT
- TK TUNAS ILMU DAN PAUD TUNAS BARU BELAJAR MEMBUAT BOLU KELAPA DI DESA PRIMA
Komentar Terkini
-
wahyun
Pantau terus web kami ya kak :)...baca selengkapnya
04 Mei 2024 12:43:47 WIB -
wahyun
Terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
04 Mei 2024 12:43:10 WIB -
wahyun
Semoga bermanfaat :)...baca selengkapnya
05 April 2023 13:07:28 WIB -
wahyun
Terima kasih kunjunggannya, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
21 Juni 2021 13:43:56 WIB -
Nindy julianti
Perbanyak lagi kak...baca selengkapnya
19 Juni 2021 15:02:47 WIB -
Anik Rohmawati
Mantab...baca selengkapnya
24 September 2020 11:10:39 WIB -
basri
cukup jelas...baca selengkapnya
24 Juli 2020 11:00:31 WIB -
Dede Juhara
Saya baru tahu nama daun sambung nyawa = daun Apri...baca selengkapnya
04 Juli 2020 17:31:30 WIB -
L_Meong
Terimakasih kunjungannya ke website ini. Dari hasi...baca selengkapnya
26 Juni 2020 12:05:44 WIB -
Willy Nurdiansyah
Mencari kerjasama barang sembako Untuk kios saya ...baca selengkapnya
07 Juni 2020 00:59:02 WIB
ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT
PELADI MAKARTI
PENDATAAN PELAKU USAHA/ UMKM DI KALURAHAN PUTAT
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |














