DESA PUTAT IKUTI LOKMIN TRIWULAN III UPT PUSKESMAS PATUK II

24 November 2017 23:03:51 WIB

Putat (SIDA)- Desa Putat yang diwakili oleh Juni Putra Nugraha selaku Kasi Pelayanan Desa Putat ikuti Loka Karya Mini (Lokmin) Triwulan III yang dilaksanakan oleh UPT Puskesmas Patuk II pada hari Rabu, 22 November 2017 di Puskesmas Patuk II.

Acara yang dimulai pada pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri oleh Muspika Kecamatan Patuk, Kepala UPT Puskesmas Patuk II beserta jajarannya serta perwakilan dari seluruh desa di wilayah kerja UPT Puskesmas Patuk II diantaranya Kasipel Desa Terbah, Desa Nglegi, Desa Ngoro-oro dan Desa Putat. Sedangkan dari Desa Nglanggeran tidak mengirimkan wakilnya.

Pada pertemuan tersebut dipaparkan capaian hasil kinerja dari UPT Puskesmas Patuk II oleh Sutimah. A.Md.Keb.SKM selaku Kepala UPT Puskesmas Patuk II. Sutimah menjelaskan capaian kinerja berdasarkan data laporan selama kurun waktu sembilan bulan serta keterlibatan desa dalam mendukung pelaksanaan program-program kesehatan yang dicanangkan. Data tersebut juga sebagai dasar evaluasi bagi UPT Puskesmas Patuk II serta informasi bagi desa secara rinci terkait permasalahan kesehatan di masing-masing desa.

Penjelasan capaian kerja tersebut juga diisi dengan diskusi yang membahas tentang masih adanya warga penderita gangguan jiwa yang dipasung (disendirikan dalam ruangan) di Desa Ngoro-oro serta tingginya Ibu Hamil dengan KEK di Desa Putat.

Menurut Paryoto selaku Kasi Pelayanan Desa Ngoro-oro, pemasungan warga penderita gangguan jiwa tersebut dianggap sebagai upaya terbaik guna kemananan bersama. Warga yang telah berulang kali dibawa ke RS Gracia guna mendapatkan perawatan tersebut diketahui sering mengamuk dengan membawa benda tajam seperti sabit dan pisau sehingga dikhawatirkan akan membahayakan orang lain dan dirinya sendiri.

Selain kehadiran Muspika Kecamatan Patuk dan perwakilan desa, hadir pula rombongan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul yang dipimpin oleh Priyanta Madya, M.Kes. selaku Sekretaris Dinas Kesehatan.

Dalam penjelasannya, Priyanta meminta keterlibatan seluruh stake holder dalam penanganan kesehatan. Keterlibatan tersebut dapat berupa dukungan materi maupun program yang menyasar pada kesehatan masyarakat. Dengan kerja sama yang baik dari seluruh stake holder di tingkat kecamatan diharapkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat lebih cepat tercapai.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • wahyun
    Pantau terus web kami ya kak :)...baca selengkapnya
    04 Mei 2024 12:43:47 WIB
  • wahyun
    Terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
    04 Mei 2024 12:43:10 WIB
  • wahyun
    Semoga bermanfaat :)...baca selengkapnya
    05 April 2023 13:07:28 WIB
  • wahyun
    Terima kasih kunjunggannya, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
    21 Juni 2021 13:43:56 WIB
  • Nindy julianti
    Perbanyak lagi kak...baca selengkapnya
    19 Juni 2021 15:02:47 WIB
  • Anik Rohmawati
    Mantab...baca selengkapnya
    24 September 2020 11:10:39 WIB
  • basri
    cukup jelas...baca selengkapnya
    24 Juli 2020 11:00:31 WIB
  • Dede Juhara
    Saya baru tahu nama daun sambung nyawa = daun Apri...baca selengkapnya
    04 Juli 2020 17:31:30 WIB
  • L_Meong
    Terimakasih kunjungannya ke website ini. Dari hasi...baca selengkapnya
    26 Juni 2020 12:05:44 WIB
  • Willy Nurdiansyah
    Mencari kerjasama barang sembako Untuk kios saya ...baca selengkapnya
    07 Juni 2020 00:59:02 WIB
Galeri Foto
ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT
PELADI MAKARTI
PENDATAAN PELAKU USAHA/ UMKM DI KALURAHAN PUTAT
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial