AHLI RESPONS POTENSI MUTASI BARU COVID 19 INGGRIS MASUK INDONESIA
28 Desember 2020 21:46:47 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --
Ahli biologi molekuler Ahmad Rusdan Utomo mengaku tidak mengetahui apakah varian virus corona SARS-CoV-2 di Inggris memiliki hubungan dengan varian yang ada di Indonesia. Ia mengatakan informasi genetik Covid-19 di Indonesia masih sangat sedikit.
"Belum diketahui karena informasi genetik virus di Indonesia masih sedikit," ujar Ahmad kepada CNNIndonesia.com, Rabu (23/12).
Ahmad menuturkan informasi genetik virus SARS-CoV-2 di Indonesia hanya 115. Sedangkan di Inggris, dia menyebut sudah mencapai puluhan ribu genom.
Lebih lanjut, Ahmad menyampaikan varian baru virus corona SARS-CoV-2 di Inggris yang dinamakan VUI 202012/01 berpotensi masuk ke Indonesia. Namun, dia mengaku varian tersebut akan sulit dideteksi jika masuk ke Indonesia.
Sebab, dia melihat Indonesia tidak memiliki perangkat yang bisa mendeteksi varian itu.
"Jadi tantangan untuk deteksinya karena kit diagnostik yang ada di Indonesia tidak bisa membedakannya," ujarnya.
Ahmad berkata sejauh ini hanya Inggris yang memiliki kit untuk mendeteksi varian itu. Dia berkata Inggris memiliki kemampuan untuk nextgen sequencing yang meliputi keseluruhan genom secara rutin.
"Sedangkan Indonesia meski memiliki NGS masih mahal sekali," ujar Ahmad.
Di sisi lain, Ahmad menjelaskan mutasi dari Inggris terjadi di bagian Spike. Dia menyebut area ini relatif jarang termutasi dan biasanya tidak digunakan untuk diagnostik.
Oleh karena itu, perlu penelitian surveillance di rumah sakit dan melihat proporsi dari virus mutasi pada gejala berat versus gejala ringan untuk mengetahui apakah lebih ganas atau tidak
"Tidak bisa diprediksi dari lab, harus ke rumah sakit," ujarnya.
Lebih dari itu, dia menyarankan pemerintah Indonesia menghentikan penerbangan dari dan ke Eropa untuk sementara waktu sambil memperketat kedatangan penumpang dari luar negeri dengan swab antigen.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20201223171254-199-585786/ahli-repons-potensi-mutasi-baru-covid-19-inggris-masuk-ri
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- LEMBARAN KALURAHAN PUTAT TAHUN 2026 NOMOR 1
- LEMBARAN KALURAHAN PUTAT TAHUN 2025 NOMOR 7
- REALISASI APKAL 2025 DAN TRANPARANSI APBKAL 2026
- ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT
- OUTING CLASS SD ISLAM TUNAS ILMU KE DESA PRIMA GUMREGAH
- APEL PAGI PAMONG KALURAHAN PUTAT
- TK TUNAS ILMU DAN PAUD TUNAS BARU BELAJAR MEMBUAT BOLU KELAPA DI DESA PRIMA
Komentar Terkini
-
wahyun
Pantau terus web kami ya kak :)...baca selengkapnya
04 Mei 2024 12:43:47 WIB -
wahyun
Terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
04 Mei 2024 12:43:10 WIB -
wahyun
Semoga bermanfaat :)...baca selengkapnya
05 April 2023 13:07:28 WIB -
wahyun
Terima kasih kunjunggannya, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
21 Juni 2021 13:43:56 WIB -
Nindy julianti
Perbanyak lagi kak...baca selengkapnya
19 Juni 2021 15:02:47 WIB -
Anik Rohmawati
Mantab...baca selengkapnya
24 September 2020 11:10:39 WIB -
basri
cukup jelas...baca selengkapnya
24 Juli 2020 11:00:31 WIB -
Dede Juhara
Saya baru tahu nama daun sambung nyawa = daun Apri...baca selengkapnya
04 Juli 2020 17:31:30 WIB -
L_Meong
Terimakasih kunjungannya ke website ini. Dari hasi...baca selengkapnya
26 Juni 2020 12:05:44 WIB -
Willy Nurdiansyah
Mencari kerjasama barang sembako Untuk kios saya ...baca selengkapnya
07 Juni 2020 00:59:02 WIB
ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT
PELADI MAKARTI
PENDATAAN PELAKU USAHA/ UMKM DI KALURAHAN PUTAT
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |











