5000 ALAT CEK CORONA GeNose Rp 20 Ribu DISEBAR FEBRUARI 2021

28 Desember 2020 21:12:41 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- 

GeNose, alat pendeteksi corona (Covid-19) buatan Universitas Gajah Mada (UGM) telah memperoleh izin edar dan siap diproduksi hingga 5.000 unit pada Februari 2021.

"Jadi per Februari kapasitas produksi diharapkan mencapai 5.000 unit jadi sudah bisa dipakai dan didistribusikan ke seluruh Indonesia," kata Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro dalam diskusi virtual, Senin (28/12).

Bambang bilang GeNose merupakan alat pendeteksi Covid-19 yang terbilang efektif. Terkait akurasinya alat tersebut memiliki sensitivitas 92 persen dan spesifisitas 95 persen.

GeNose, disebut Bambang juga tak memakan waktu banyak saat mendeteksi keberadaan penyakit dari tubuh seseorang. Dalam waktu kurang dari lima menit, hasil sudah bisa diperoleh.

Diketahui GeNose merupakan alat pendeteksi Covid-19 dengan metode hembusan napas. Alat itu akan menganalisa partikel volatile organic compound (VOC) yang dikeluarkan spesifik penderita Covid-19 saat bernapas.

"Jadi yang dideteksi partikel atau senyawanya," ucap dia.

Pada kesempatan yang sama, tim GeNose UGM Dian K Nurputra mengatakan per unitnya alat atau mesin inti akan dijual Rp62 juta sudah termasuk TOT, aftersales service, dan PPN.

Sedangkan alat penghubung sekali pakai untuk pengetesan GeNose hanya Rp20 ribu. Alat ini terdiri dari kantong plastik, hepa filter, adaptor pipe, plug, dan selang PU sepanjang 15 meter.

Harga tersebut membuat GeNose menjadi alat pengetesan Covid-19 terjangkau, sebab jika dihitung biaya per satu kali tes masyarakat hanya akan mengeluarkan biaya paling mahal Rp20 ribu.

"Satu plastiknya Rp6.500 tapi dengan hepa 20 ribu. Tapi itu bisa 100 kali dan baru diganti kalau ada yang terdeteksi positif saja," ujar Dian.

Dian melanjutkan alat ini dioperasikan menggunakan sistem kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk mendeteksi sampel.

Sedangkan pemeliharaan dalam penggunaan awal GeNose dianjurkan jika sudah melalui pengujian 5.000 sampel. Baru selanjutnya pengecekan dan pemeliharaan hanya dilakukan per pemeriksaan 150 ribu sampel nafas.

"Pemeriksaan juga perlu jika muncul malfungsi atau gangguan," kata Dian.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20201228190526-199-587139/5000-alat-cek-corona-genose-rp20-ribu-disebar-februari-2021

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • wahyun
    Pantau terus web kami ya kak :)...baca selengkapnya
    04 Mei 2024 12:43:47 WIB
  • wahyun
    Terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
    04 Mei 2024 12:43:10 WIB
  • wahyun
    Semoga bermanfaat :)...baca selengkapnya
    05 April 2023 13:07:28 WIB
  • wahyun
    Terima kasih kunjunggannya, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
    21 Juni 2021 13:43:56 WIB
  • Nindy julianti
    Perbanyak lagi kak...baca selengkapnya
    19 Juni 2021 15:02:47 WIB
  • Anik Rohmawati
    Mantab...baca selengkapnya
    24 September 2020 11:10:39 WIB
  • basri
    cukup jelas...baca selengkapnya
    24 Juli 2020 11:00:31 WIB
  • Dede Juhara
    Saya baru tahu nama daun sambung nyawa = daun Apri...baca selengkapnya
    04 Juli 2020 17:31:30 WIB
  • L_Meong
    Terimakasih kunjungannya ke website ini. Dari hasi...baca selengkapnya
    26 Juni 2020 12:05:44 WIB
  • Willy Nurdiansyah
    Mencari kerjasama barang sembako Untuk kios saya ...baca selengkapnya
    07 Juni 2020 00:59:02 WIB
Galeri Foto
ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT
PELADI MAKARTI
PENDATAAN PELAKU USAHA/ UMKM DI KALURAHAN PUTAT
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial