Modal Terbatas Tapi Pengen Punya Usaha? Jadi Petani Modern Aja!
Tari 17 Juli 2019 10:16:09 WIB
Mendengar kata “petani”, pasti Anda mengira akan bekerja di sawah menanam padi dengan cangkul, kerbau, penuh lumpur dan berpanas terik. Begitu? Jangan salah, petani padi memang, bekerja di sawah. Namun kini ada pekerjaan baru yakni petani modern. Apa sih petani modern ini? Apa petani dengan gadget? Atau bagaimana? Nah kita akan membahas seputar petani modern kali ini. Banyak yang beralih menjadi petani modern atau memiliki sampingan sebagai petani modern lho.
Sedikit berbeda dengan petani konvensional atau petani pada umumnya, petani modern ini hanya membutuhkan tanah atau lahan yang tidak terlalu luas. Jadi untuk menjadi petani modern ini kita tidak memerlukan lahan berhektar-hektar dengan traktor atau sapi, kita tetap bisa memulai bisnis ini dengan modal terbatas. Menarik bukan?
Yang ditanam pun tidak melulu harus padi, kita bisa juga menanam sayur-sayuran organik. Banyak orang yang kini lebih suka mengkonsumsi sayur-sayuran organik dan makanan olahan dari sayuran organik karena dinilai lebih sehat. Gaya hidup sehat orang-orang ini bisa kita manfaatkan sebagai peluang usaha baru yakni dengan menjadi petani modern yang menanam sayur-sayuran organik ya.
Selain menanam, kita bisa juga membuka usaha kuliner dengan bahan dasar sayuran organik yang kita panen. Hal ini akan menaikkan nilai jual lho. Jika memang di desa masyarakatnya masih kurang aware dengan kesehatan dan makanan sehat seperti sayuran organik, kita bisa menjualnya di kota atau menjadi supplier sayuran organik di supermarket.
Untuk menjadi petani organik atau petani modern di desa kita perlu lahan setidaknya 15-40 meter. Tidak perlu berhektar-hektar karena dengan lahan yang terbatas ini kita tetap bisa lho menghasilkan. Kita tetap memerlukan lahan basah, meskipun teknik menanam tanpa lahan macam hidroponik sudah ada, tetap ada tanaman yang lebih baik jika ditanam pada lahan basah. Selain itu kita juga memrlukan beberapa bahan di bawah ini:
| Kebutuhan | Estimasi Biaya |
| Bibit Tanaman | Rp. 50.000/pack |
| Pupuk | Rp. 50.000 |
| Polybag | Rp. 30.000 |
| Cangkul mini | Rp. 40.000 |
| Sekop | Rp. 60.000 |
| Penyiram manual | Rp. 50.000 |
| Penyiram otomatis | Rp. 150.000 |
| Total | Rp. 430.000 |
Biaya di atas baru merupakan estimasi biaya, untuk prakteknya di lapangan dapat berbeda bergantung kebutuhan Anda. Biaya di atas dapat dipangkas jika Anda sudah memiliki peralatan pertanian sebelumnya seperti cangkul, sekop dan penyiram. Penyiram otomatis kita perlukan untuk tanaman-tanaman yang memang membutuhkan pengairan yang cukup.
Menjadi petani modern kita wajib tahu dan memiliki banyak informasi mengenai pengelolaan pertanian modern. Apalagi bagi Anda yang tertarik untuk menanam tanaman organik, memang kita perlu berhati-hati dalam pengelolaannya karena terbilang cukup riskan. Namun jangan khawatir karena kini tersedia banyak sumber informasi yang menyediakan info tentang hal tersebut. Menjadi petani modern pemula kita juga wajib tahu tentang bibit tanaman.
Kita wajib memperkirakan tanaman apa yang sekiranya “ramai” di pasaran dan tanaman apa yang kurang diminati. Perawatan dan penanganan hama juga wajib kita ketahui, bagaimana pencegahan dan penanganan sayuran apabila terkena hama, dan informasi penting lainnya. Kurangnya informasi akan hal ini bisa menyebabkan gagal panen lho, oleh karenanya selalu belajar itu perlu.
Namun hal tersebut tidak perlu menjadi alasan untuk mengurungkan niat menjadi petani organik, karena dengan modal yang sedikit, lahan yang sempit, kita bisa memperoleh keuntungan dari penjualan sayuran yang kita tanam. Keuntungan bisa berlipat ganda jika sayuran organik yang kita panen dikelola atau dimasak menjadi makanan siap saji. Kini tidak hanya di daerah perkotaan, namun masyarakat pedesaan juga bisa lho menjual makanan sehat kekinian yang kini banyak di gandrungi.
Berbekalkan packaging yang lucu dan menarik, kita bisa menawarkan menu makanan sehat untuk kemudian di daftarkan pada aplikasi penyedia jasa antar makanan seperti GrabFood, Go-Food dan lain-lainnya supaya produk kita lebih “terkenal”. Jangan salah, keuntungan menjual makanan sehat cukup lumayan lho.
Nah itu tadi beberapa informasi mengenai bagaimana menjadi petani modern beserta pengelolaan hasil panen yang mungkin dapat menjadi inspirasi. Semoga artikel ini dapat membantu ya!
Dokumen Lampiran : Modal Terbatas Tapi Pengen Punya Usaha? Jadi Petani Modern Aja!
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- LEMBARAN KALURAHAN PUTAT TAHUN 2026 NOMOR 1
- LEMBARAN KALURAHAN PUTAT TAHUN 2025 NOMOR 7
- REALISASI APKAL 2025 DAN TRANPARANSI APBKAL 2026
- ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT
- OUTING CLASS SD ISLAM TUNAS ILMU KE DESA PRIMA GUMREGAH
- APEL PAGI PAMONG KALURAHAN PUTAT
- TK TUNAS ILMU DAN PAUD TUNAS BARU BELAJAR MEMBUAT BOLU KELAPA DI DESA PRIMA
Komentar Terkini
-
wahyun
Pantau terus web kami ya kak :)...baca selengkapnya
04 Mei 2024 12:43:47 WIB -
wahyun
Terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
04 Mei 2024 12:43:10 WIB -
wahyun
Semoga bermanfaat :)...baca selengkapnya
05 April 2023 13:07:28 WIB -
wahyun
Terima kasih kunjunggannya, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
21 Juni 2021 13:43:56 WIB -
Nindy julianti
Perbanyak lagi kak...baca selengkapnya
19 Juni 2021 15:02:47 WIB -
Anik Rohmawati
Mantab...baca selengkapnya
24 September 2020 11:10:39 WIB -
basri
cukup jelas...baca selengkapnya
24 Juli 2020 11:00:31 WIB -
Dede Juhara
Saya baru tahu nama daun sambung nyawa = daun Apri...baca selengkapnya
04 Juli 2020 17:31:30 WIB -
L_Meong
Terimakasih kunjungannya ke website ini. Dari hasi...baca selengkapnya
26 Juni 2020 12:05:44 WIB -
Willy Nurdiansyah
Mencari kerjasama barang sembako Untuk kios saya ...baca selengkapnya
07 Juni 2020 00:59:02 WIB
ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT
PELADI MAKARTI
PENDATAAN PELAKU USAHA/ UMKM DI KALURAHAN PUTAT
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |









