Penyalahgunaan Dana Desa Mulai Menurun?
Tari 09 Agustus 2018 13:02:12 WIB
BERDESA.COM – Memasuki 2018, Kementerian desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi (PDTT) menyatakan, penyelewengan alias penyalahgunaan dana desa mulai menurun. Ini teradi berkat aktifnya Satuan Tugas (Satgas) Dana Desa yang mulai bergerilya mengawasi penggunaan dana desa.
Sejak diaktifkannya Satgas Dana Desa, kata Menteri Desa, masyarakat sudah mulai berani melaporkan berbagai tindakan mencurigakan di desanya. Keberanian warga melaporkan berbagai dugaan penyelwengan itu mengalami kenaikan tajam pada 2017 sejak diaktifkannya Satgas Dana Desa. Catatan Kemendes menyebut, tahun 2016 lalu, sebelum Satgas bekerja, pemerintah hanya menerima 900 laporan saja dalam setahun.
Tetapi memasuki 2017 setelah Satgas Dana Desa dibentuk, masyarakat mulai aktif melakukan pengawasan dana desa. Hasilnya, tahun itu 10 ribu laporan masuk ke Satgas Dana Desa. Meski tidak semuanya berupa penyalahgunaan dana desa tetapi tetapi besarnya angka yang masuk ke Satgas Dana Desa menunjukkan partisipsi warga desa mengawasi dana desanya, meningkat sangat tajam.
Pengawasan dana desa bahkan teru diperluas oleh Kementerian Desa dengan menggandeng berbagai institusi mulai dari POLRI, TNI hingga para pemuka masyarakat dan pemuka agama diajak Menteri Desa untuk mengawasai dana desa. Tingginya angka laporan pada 2017 juga dikarenakan Satgas Dana Desa juga aktif melakukan pengawasan dengan sistem random acak. Sehingga tidak ada desa yang tahu desa apa dan kapan Tim Satgas akan datang. Bisa saja tim yang dipimpin bekas petinggi KPK ini muncul di kantor sebuah desa tanpa ba-bi-bu.
Diyakini Kementerian Desa, strategi ini cukup efektif menjadi sebuah alat pengontrol perilaku perangkat desa atau elit desa yang selama ini dianggap paling mengkinkan melakukan korupsi dana desa. Pihak kepolisian juga berkontribusi dalam pengawasan ini termasuk memproses kepala desa dan perangkat negara lainnya yang diduga melakukan perbuatan penyalagunan dana desa.
Kekawatiran dana desa bakal disalahgunakan perangkat desa atau orang-orang yang berkaitan dengan aliran dana ini bukanlah berlebihan. Pertama, banyaknya kasus korupsi yang dilakukan para pemimpin wilayah adalah fenomena yang sangat mungkin menular pada struktur di bawah termasuk sampai ke tingkat desa. Terbukti dengan banyaknya kepala desa yang harus menghadapi memja hijau karena menilap dana desa.
Tetapi kemungkinan terjadi penyalahgunaan juga bisa terjadi karena kepala desaatau perangkat desa tidak memahami mekanisme pelaporan yang dipersyaratkan pemerintah. Soalya, tidak semua kepala desa memiliki kapasitas memadai untuk memahami mekanisme laporan pertaggungjawaban sehingga terjadi dugaan penyalahgunaan dana desa.
Itulah kenapa Kementerian Desa menggerakkan kewajiban transparansi bagi desa agar setiap warga bisa mengakses informasi mengenai penggunaan dana desa dan peruntukannya pada setiap desa. Itu adalah langkah membangun daya kritis masyarakat dan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan dana desa.(adji/berdesa)
http://www.berdesa.com/penyalahgunaan-dana-desa-mulai-menurun/
Dokumen Lampiran : Penyalahgunaan Dana Desa Mulai Menurun?
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- LEMBARAN KALURAHAN PUTAT TAHUN 2026 NOMOR 1
- LEMBARAN KALURAHAN PUTAT TAHUN 2025 NOMOR 7
- REALISASI APKAL 2025 DAN TRANPARANSI APBKAL 2026
- ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT
- OUTING CLASS SD ISLAM TUNAS ILMU KE DESA PRIMA GUMREGAH
- APEL PAGI PAMONG KALURAHAN PUTAT
- TK TUNAS ILMU DAN PAUD TUNAS BARU BELAJAR MEMBUAT BOLU KELAPA DI DESA PRIMA
Komentar Terkini
-
wahyun
Pantau terus web kami ya kak :)...baca selengkapnya
04 Mei 2024 12:43:47 WIB -
wahyun
Terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
04 Mei 2024 12:43:10 WIB -
wahyun
Semoga bermanfaat :)...baca selengkapnya
05 April 2023 13:07:28 WIB -
wahyun
Terima kasih kunjunggannya, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
21 Juni 2021 13:43:56 WIB -
Nindy julianti
Perbanyak lagi kak...baca selengkapnya
19 Juni 2021 15:02:47 WIB -
Anik Rohmawati
Mantab...baca selengkapnya
24 September 2020 11:10:39 WIB -
basri
cukup jelas...baca selengkapnya
24 Juli 2020 11:00:31 WIB -
Dede Juhara
Saya baru tahu nama daun sambung nyawa = daun Apri...baca selengkapnya
04 Juli 2020 17:31:30 WIB -
L_Meong
Terimakasih kunjungannya ke website ini. Dari hasi...baca selengkapnya
26 Juni 2020 12:05:44 WIB -
Willy Nurdiansyah
Mencari kerjasama barang sembako Untuk kios saya ...baca selengkapnya
07 Juni 2020 00:59:02 WIB
ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT
PELADI MAKARTI
PENDATAAN PELAKU USAHA/ UMKM DI KALURAHAN PUTAT
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |










