TAK HANYA SHAMPOO, BERAS JUGA BAKAL DIJUAL SACHET MULAI JULI
Tari 26 Juli 2018 09:01:23 WIB
BERDESA.COM – Sebentar lagi bukan hanya shampoo dan kopi instan yang dijual sachet-an. Perum Bulog akan meluncurkan produk beras sachet. Dengan berat 200 gram, beras sachet yang dikemas dengan plastik itu bakal mulai diujicoba di Jawa Barat. Sebanyak 10 ton beras kualitas unggul bakal disebar untuk dijual secara sachet-an dengan harga Rp. 2.500,- per kantung.
Direktur Operasional dan Pelayanan Publik (OPP) Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh mengatakan beras yang telah siap nantinya didistribusikan ke kantor sub regional daerah tersebut untuk dijual. “ Kita sudah siap. Di Jawa Barat nanti akan masuk kabupaten-kabupaten mulai Juli,” ungkapnya sebagaimana dikutip dari Detikfinance, 26 Juni lalu. Selain Jwa Barat, daerah lain yang akan pula menjual beras sachet adalah Sulawesi Selatan, tetapi untuk Sulawesi belum ada informasi mengenai berapa volume beras yang bakal disitribusikan dengan pola ini.
Sementara itu Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog Imam Subowo menyatakan, Bulog bakal melakukan ujicoba pasar dengan produk sachet ini selama satu bulan. Selama satu bulan itu Bulog akan menilai tingkat kebutuhan masyarakat. “ Kita tes dulu, Juli kita turukan ke pasar. Kita lihat bakal seperti apa hasilnya,” kata Imam. Tes pasar ini selanjutnya akan digunakan sebagai bahan menentukan berapa besaran alias volume yang paling layak untuk memasarkan beras secara sachet. “ Dari situ kita menjadi tahu kebutuhan riil masyarakat apakah 200 gram, 2500 atau 300 gram,” katanya lagi.
Penjualan sistem sachet ini dilakukan Bulog untuk menjamin agar masyarakat bisa mendapatkan beras dengan lebih mudah sesuai kebutuhan mereka. Volume sachet juga disesuaikan dengan kemampuan daya beli masyarakat karena beras merupakan kebutuhan sehari-hari yang tidak bisa digantikan oleh komoditas lain.
Penjualan beras secara sachet adalah salahsatu langkah yang dilahirkan Bulog setelah institusi ini berada di bawah kepemimpinan Direktur Utama Perum Bulog Budi Wasesa (Buwas). Di Bulog, mantan pejabat Polri yang getol memberantas perdagangan Narkoba ini juga menyoroti adanya mafia beras yang selama ini membuat beras untuk warga miskin (Raskin) menjadi berkualitas rendah. Ironisnya, salahsatu oknum yang terlibat adalah orang Bulog sendiri.
Salahsatu temuan yang diungkapkan Buwas adalah, adanya beras yang disimpan di gudang Blog lebih dari 1,5 tahun lamanya. Padahal beras itu harusnya sudah didistribusikan. Lamanya beras disimpan tentu saja membuat kualitas bras menjadi sangat buruk. Padahal aturannya, beras tak boleh disimpan lebih dari empat bulan. “ Beras yang sudah tidak layak atau nilainya turun akan kita disposal dan akan kita ganti dengan beras yang berkualitas. Maksimal beras ada di Bulog hanya empat bulan, lebih dari itu akan kita keluarkan,” kata Buwas, baru-baru ini. Apakah Buwas juga akan menggulung para mafia beras sebagaimana dia menggulung para pengedar Narkoba, kita tunggu aksi selanjutnya. (adji/berdesa)
Sumbere : www.berdesa.com
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- LEMBARAN KALURAHAN PUTAT TAHUN 2026 NOMOR 1
- LEMBARAN KALURAHAN PUTAT TAHUN 2025 NOMOR 7
- REALISASI APKAL 2025 DAN TRANPARANSI APBKAL 2026
- ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT
- OUTING CLASS SD ISLAM TUNAS ILMU KE DESA PRIMA GUMREGAH
- APEL PAGI PAMONG KALURAHAN PUTAT
- TK TUNAS ILMU DAN PAUD TUNAS BARU BELAJAR MEMBUAT BOLU KELAPA DI DESA PRIMA
Komentar Terkini
-
wahyun
Pantau terus web kami ya kak :)...baca selengkapnya
04 Mei 2024 12:43:47 WIB -
wahyun
Terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
04 Mei 2024 12:43:10 WIB -
wahyun
Semoga bermanfaat :)...baca selengkapnya
05 April 2023 13:07:28 WIB -
wahyun
Terima kasih kunjunggannya, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
21 Juni 2021 13:43:56 WIB -
Nindy julianti
Perbanyak lagi kak...baca selengkapnya
19 Juni 2021 15:02:47 WIB -
Anik Rohmawati
Mantab...baca selengkapnya
24 September 2020 11:10:39 WIB -
basri
cukup jelas...baca selengkapnya
24 Juli 2020 11:00:31 WIB -
Dede Juhara
Saya baru tahu nama daun sambung nyawa = daun Apri...baca selengkapnya
04 Juli 2020 17:31:30 WIB -
L_Meong
Terimakasih kunjungannya ke website ini. Dari hasi...baca selengkapnya
26 Juni 2020 12:05:44 WIB -
Willy Nurdiansyah
Mencari kerjasama barang sembako Untuk kios saya ...baca selengkapnya
07 Juni 2020 00:59:02 WIB
ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT
PELADI MAKARTI
PENDATAAN PELAKU USAHA/ UMKM DI KALURAHAN PUTAT
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
.jpg)









