PUISI
Adera Nusa 22 September 2024 22:18:24 WIB
Mercusuar
Sejak ombak yang melanda buana
Mentari hilang menelan luka
Sajak yang hilang karena nestapa
Bayangan rindu yang tak kunjung reda
Jajaran burung yang kian meninggi
Sejenak suara ombak melaung rendah
Tapi kini tinggal bunga kepala
Sejak bertemu menjadi obat rindu
Sedikit yang kau utarakan padaku
Tatapan manis yang kini bisu
Lidah kelu
yang tak lagi bisa sampai padamu
Jika bukan karenamu
Aku takkan pernah tahu apa itu rindu
Ah aku sengit kala mengingatmu
Ribuan kalimat yang tak lagi bisa terucap
Kini hilang bergelayut di lautan
Sejenak aku sempat berharap
Cahaya risik yang berwarna
Menembus tepat pada jajaran pilu
Tangisan yang semakin candu
Seolah menarikmu untuk bertemu
Sayang
Gelap gulitaku takkan mampu
Membuat mercusuarmu tertuju padaku
Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Pretmeuan Kader PPKBD dan Sub PPKBD spesial Bulan Ramadhan
- Puskesmas Patuk II Kembali Melaksanakan Kelas Ibu Hamil di Putat
- SAFARI RAMADHAN KALURAHAN PUTAT HARI KE 4
- SAFARI RAMADHAN KALURAHAN PUTAT HARI KE TIGA
- SAFARI RAMADHAN KALURAHAN PUTAT HARI KE 2
- PADUKUHAN BATUR LUNAS PAJAK PBB TAHUN 2025
- PEMERINTAH KALURAHAN PUTAT MELAKSANAKAN SAFARI RAMADHAN