KUNJUNGAN PROGRAM ICCTF DI DESA PUTAT

Jk.Bl4ncir 08 Agustus 2017 18:36:17 WIB

Putat(SIDA)- Desa Putat merupakan salah satu dari 20 Desa di Kabupaten Gunungkidul yang mendapat pendampingan Program Mitigasi Berbasis Lahan pada Kawasan Karst, DAS Kritis dan Kawasan Konservasi di Kabupaten Gunungkidul. ICCTF memberikan dukungan pendanaan kepada Javlec untuk melakukan upaya pada program tersebut yang salah satunya adalah pengayaan tanaman pada 20 Desa tersebut agar mencapai pertumbuhan cadangan karbon yang ideal. Ttanaman tersebut meliputi tanaman kayu (Jati, Akasia, Gameliana dan lain-lain), Tanaman Buah, Tanaman Pelindung (Kaliandra, Cemara, Beringin) serta menginisiasi kebijakan lokal terkait program mitigasi dan perubahan iklim.

Sehubungan dengan hal tersebut Desa Putat mendapat kunjungan dan liputan Program ICCTF atau Indonesian Climate Change Trust Fund pada hari Selasa ,8 Agustus 2017 pukul 13.30 WIB bertempat di Joglo Batoer Hill Padukuhan Batur Desa Putat yang dihadiri oleh Direktur ICCTF, Kasubbid. Lingkungan Hidup Kementerian PPN/ Bappenas, Bupati Gunungkidul yang diwakili oleh Asek. Bupati Bidang Pembangunan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Dinas Pertanian, perwakilan Kecamatan Patuk, Kepala Desa Putat dan perangkatnya, tamu undangan serta awak media diantaranya dari Kantor Berita Antara, Kompas, Tempo, Media Indonesia, Mangabay, The Jakarta Post, Sindonews dan Vanantara.

Dalam sambutanya Sukardi selaku Kepala Desa Putat menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan kunjungan Program ICCTF serta berterima kasih banyak kepada para pihak baik itu dari ICCTF dan Javlec yang selama ini telah mendampingi Desa Putat. Hal senada disampaikan Asman Latif selaku Asek. Bupati Bidang Pembangunan mewakili Bupati Gunungkidul mengucapkan terima kasih kepada Javlec yang telah melakukan upaya Program ICCTF di 20 desa ini dan melebar ke desa lainnya yang ada Kabupaten Gunungkidul karena salah satu program pengayaan tanaman ini juga sangat terkait dengan kesedian air saat musim kemarau.

Usai makan siang di Joglo Batoer Hill selanjutnya rombongan menuju ke lapangan dimana program pengayaan tanaman berada dengan meninjau tanaman Gameliana yang telah diperbantukan dalam program tersebut yang salah satunya ditanam di Padukuhan Batur. Rombongan juga melihat manfaat dari tanaman untuk kerajinan di salah satu rumah warga serta berkesempatan membatik atau mewarnai kerajinan dari kayu Gameliana tersebut.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • wahyun
    Pantau terus web kami ya kak :)...baca selengkapnya
    04 Mei 2024 12:43:47 WIB
  • wahyun
    Terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
    04 Mei 2024 12:43:10 WIB
  • wahyun
    Semoga bermanfaat :)...baca selengkapnya
    05 April 2023 13:07:28 WIB
  • wahyun
    Terima kasih kunjunggannya, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
    21 Juni 2021 13:43:56 WIB
  • Nindy julianti
    Perbanyak lagi kak...baca selengkapnya
    19 Juni 2021 15:02:47 WIB
  • Anik Rohmawati
    Mantab...baca selengkapnya
    24 September 2020 11:10:39 WIB
  • basri
    cukup jelas...baca selengkapnya
    24 Juli 2020 11:00:31 WIB
  • Dede Juhara
    Saya baru tahu nama daun sambung nyawa = daun Apri...baca selengkapnya
    04 Juli 2020 17:31:30 WIB
  • L_Meong
    Terimakasih kunjungannya ke website ini. Dari hasi...baca selengkapnya
    26 Juni 2020 12:05:44 WIB
  • Willy Nurdiansyah
    Mencari kerjasama barang sembako Untuk kios saya ...baca selengkapnya
    07 Juni 2020 00:59:02 WIB
Galeri Foto
ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT
PELADI MAKARTI
PENDATAAN PELAKU USAHA/ UMKM DI KALURAHAN PUTAT
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial