PENGETAN UU KEISTIMEWAAN, PUTAT IKRARKAN "IKRAR KAWULA NGAYOGYAKARTA HADININGRAT"

wahyun 30 Agustus 2022 22:39:09 WIB

Putat (SIDA) – Selasa (30/08/2022) malam Pemerintah Kalurahan Putat melaksanakan pengetan (perayaan) satu dasawarsa Undang-Undang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Perayaan diselenggarakan dengan pelaksanaan Ikrar Kawula Ngayogyakarta Hadiningrat dan kenduri “Syukuran Satu Dasawarsa Undang-Undang Keistimewaan”.

Acara dibuka oleh pembawa acara oleh Jagabaya dengan berdoa dan dilanjutkan dengan sambutan dari Lurah Putat, Rusbandi. Dalam sambutannya Rusbandi menyampaikan bahwa moment satu dasarwarsa ini dapat dijadikan titik evaluasi seberapa besar semangat keistimewaan telah tertancap dalam jiwa masyarakat Yaogyakarta. “Mari kita evaluasi apakah kita benar-benar sudah mencerminkan keistimewaan warga Yogyakarta, dalam etos kerja kita, tingkah laku kita,” ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan ikrar bersama dipimpin oleh Lurah Putat. Dalam ikrar yang diucapkan dengan berdiri sebagai bentuk penancapan komitmen ini hadirin yang terdiri dari Lurah, Pamong, dan perwakilan lembaga Kalurahan berikrar untuk:

  1. Setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta yang khusus diatur dalam Undung-Undang Nomor 13 Tahun 2012;
  2. Siap menyumbangkan tenaga dan pikiran dalam menjaga dan mengisi Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dilandasi semangat “golong-gilig, ”sawiji”, “greget”, “sengguh”, lan “ora mingkuh”, untuk mewujudkan kesejahteraan serta ketentraman masyarakat;
  3. Siap menjaga kerukunan dan ketertiban, menghormati perbedaan, serta mengedepankan kepentingan umum, memperkokoh Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan bermasyarakat sebagai sebuah keluarga besar (bebrayan agung) Daerah Istimewa Yogyakarta;
  4. Bertekad menjaga, memelihara dan mengembangkan adat, tradisi serta kebudayaan yang bersumber dari Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kadipaten Pakualaman, sesuai filosofi “Sangkan Paraning Dumadi”, “Manunggaling Kawula Gusti”, dan “Hamemayu Hayuning Bawana”, dalam kehidupan sehari-hari serta bermasyarakat.

Setelah ikrar selesai diucapkan bersama, acara dilanjutkan genduri syukuran yang dipimpin oleh Pangripta, Tumijan. Acara ditutup dengan foto dan makan bersama. [YN]

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • wahyun
    Pantau terus web kami ya kak :)...baca selengkapnya
    04 Mei 2024 12:43:47 WIB
  • wahyun
    Terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
    04 Mei 2024 12:43:10 WIB
  • wahyun
    Semoga bermanfaat :)...baca selengkapnya
    05 April 2023 13:07:28 WIB
  • wahyun
    Terima kasih kunjunggannya, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
    21 Juni 2021 13:43:56 WIB
  • Nindy julianti
    Perbanyak lagi kak...baca selengkapnya
    19 Juni 2021 15:02:47 WIB
  • Anik Rohmawati
    Mantab...baca selengkapnya
    24 September 2020 11:10:39 WIB
  • basri
    cukup jelas...baca selengkapnya
    24 Juli 2020 11:00:31 WIB
  • Dede Juhara
    Saya baru tahu nama daun sambung nyawa = daun Apri...baca selengkapnya
    04 Juli 2020 17:31:30 WIB
  • L_Meong
    Terimakasih kunjungannya ke website ini. Dari hasi...baca selengkapnya
    26 Juni 2020 12:05:44 WIB
  • Willy Nurdiansyah
    Mencari kerjasama barang sembako Untuk kios saya ...baca selengkapnya
    07 Juni 2020 00:59:02 WIB
Galeri Foto
ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT
PELADI MAKARTI
PENDATAAN PELAKU USAHA/ UMKM DI KALURAHAN PUTAT
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial