PUISI
Lian 10 Desember 2021 09:20:21 WIB
Hilang Kelabu
Karya : Ei_Shaa_
kecil
tidak tahu apa-apa
naluri bermain dan bermain
sendu, tawa, tangis, duka
semuanya amat terasa biasa
tidak ada yang mengerti ini semua
semua terasa semakin menyiksa
entah keberapa kalinya
rasa tidak nyaman ini terasa
kalimat kotor yang terlontar
seakan sudah menjadi suatu kebiasaaan
bagai kawanan macan yang haus pujian
manik tajam memimpin kawanan
mengairkan kebencian untuk
sang lawan diam membisu tanpa pertolongan
menerima segala bentuk hujatan
tetesan tangis di setiap malam
sunyi menemaninya begitu mencekam
hanya sang bulan dan langit malam
langit tidak pernah berduka kala matahari tidak ada
ia hanya terdiam sambil menyapa angina sambil menggila
Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Pretmeuan Kader PPKBD dan Sub PPKBD spesial Bulan Ramadhan
- Puskesmas Patuk II Kembali Melaksanakan Kelas Ibu Hamil di Putat
- SAFARI RAMADHAN KALURAHAN PUTAT HARI KE 4
- SAFARI RAMADHAN KALURAHAN PUTAT HARI KE TIGA
- SAFARI RAMADHAN KALURAHAN PUTAT HARI KE 2
- PADUKUHAN BATUR LUNAS PAJAK PBB TAHUN 2025
- PEMERINTAH KALURAHAN PUTAT MELAKSANAKAN SAFARI RAMADHAN