Magelang Tanggap Darurat Bencana Selama 7 Hari
02 Mei 2017 02:13:49 WIB
MAGELANG, KOMPAS.com - Pemerintah Daerah menetapkan status tanggap darurat bencana di wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mulai 29 April - 6 Mei 2017. Status ini ditetapkan setelah beberapa kejadian banjir bandang dan tanah longsor di wilayah ini sejak Sabtu 29 April 2017.
"Karena bencana ini menimbulkan korban jiwa lebih dari 5 orang maka kami tetapkan status darurat bencana sampai 7 hari kedepan," kata Bupati Magelang Zaenal Arifin, dalam keterangan pers, Minggu (30/4/2017).
Menurut Zaenal, status ini berlaku untuk semua wilayah Kabupaten Magelang karena bencana terjadi di beberapa kecamatan. Status ini bertujuan agar penanganan lebih cepat, tepat dan efisien.
Kejadian terparah adalah banjir bandang di Desa Sambungrejo dan Desa Citrosono, Kecamatan Grabag. Data sementara hingga pukul 17.00 WIB, sebanyak 10 orang tewas, tiga luka berat dan dua orang masih dalam pencarian.
(Baca: Korban Banjir Magelang Ditemukan, Ada Jenazah Ibu dan Anak Berpelukan)
Selain korban jiwa, kata Zaenal, sedikitnya 50 rumah rusak rusak berat akibat bencana ini. Semuanya tersebar di 4 Dusun, yakni Dusun Sambungrejo, Nipis, Karanglo di Desa Sambungrejo dan Dusun Deles di Desa Citrosono.
"Kami terus memantau perkembangannya, karena sampai saat ini tim gabungan masing melakukan operasi dan pendataan," ujar Zaenal,
Di hari yang sama longsor terjadi di Srumbung, Ngablak, Mungkid, Salaman dan Borobudur. Namun tidak ada korban jiwa pada musibah di wilayah tersebut.
Atas kejadian banjir bandang di Desa Sambungrejo, pihaknya sudah melakukan beberapa langkah utamanya membangun posko bencana dan dapur umum.
Sumber : http://regional.kompas.com/read/2017/04/30/21264881/magelang.tanggap.darurat.bencana.selama.7.hari
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- LEMBARAN KALURAHAN PUTAT TAHUN 2026 NOMOR 1
- LEMBARAN KALURAHAN PUTAT TAHUN 2025 NOMOR 7
- REALISASI APKAL 2025 DAN TRANPARANSI APBKAL 2026
- ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT
- OUTING CLASS SD ISLAM TUNAS ILMU KE DESA PRIMA GUMREGAH
- APEL PAGI PAMONG KALURAHAN PUTAT
- TK TUNAS ILMU DAN PAUD TUNAS BARU BELAJAR MEMBUAT BOLU KELAPA DI DESA PRIMA
Komentar Terkini
-
wahyun
Pantau terus web kami ya kak :)...baca selengkapnya
04 Mei 2024 12:43:47 WIB -
wahyun
Terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
04 Mei 2024 12:43:10 WIB -
wahyun
Semoga bermanfaat :)...baca selengkapnya
05 April 2023 13:07:28 WIB -
wahyun
Terima kasih kunjunggannya, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
21 Juni 2021 13:43:56 WIB -
Nindy julianti
Perbanyak lagi kak...baca selengkapnya
19 Juni 2021 15:02:47 WIB -
Anik Rohmawati
Mantab...baca selengkapnya
24 September 2020 11:10:39 WIB -
basri
cukup jelas...baca selengkapnya
24 Juli 2020 11:00:31 WIB -
Dede Juhara
Saya baru tahu nama daun sambung nyawa = daun Apri...baca selengkapnya
04 Juli 2020 17:31:30 WIB -
L_Meong
Terimakasih kunjungannya ke website ini. Dari hasi...baca selengkapnya
26 Juni 2020 12:05:44 WIB -
Willy Nurdiansyah
Mencari kerjasama barang sembako Untuk kios saya ...baca selengkapnya
07 Juni 2020 00:59:02 WIB
ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT
PELADI MAKARTI
PENDATAAN PELAKU USAHA/ UMKM DI KALURAHAN PUTAT
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |















