PUISI - BUNGA YANG LAYU
Lian 30 Juni 2021 22:03:10 WIB
Kecantikan dewi tak dapat mengalahkan kecancikan seorang ibu
Pejuang paling kuat dalam mempertahankan kehidupan
Bertaruh hidup dan mati untuk seorang anak
Tiap hembus napasmu adalah kemuliaan
Tiap tetes air matamu adalah doa
Berjalan menyusuri jalanan berbatu dengan anak yang menangis dalam gendongan
Tak peduli panas, tak peduli hujan kaususuri kehidupan
Punggung bungkuk oleh beban
Kulit keriput karena usia
Namun, kau masih saja ingat di mana anak berada
Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Pretmeuan Kader PPKBD dan Sub PPKBD spesial Bulan Ramadhan
- Puskesmas Patuk II Kembali Melaksanakan Kelas Ibu Hamil di Putat
- SAFARI RAMADHAN KALURAHAN PUTAT HARI KE 4
- SAFARI RAMADHAN KALURAHAN PUTAT HARI KE TIGA
- SAFARI RAMADHAN KALURAHAN PUTAT HARI KE 2
- PADUKUHAN BATUR LUNAS PAJAK PBB TAHUN 2025
- PEMERINTAH KALURAHAN PUTAT MELAKSANAKAN SAFARI RAMADHAN