DESA WISATA NGLANGGERAN TUTUP PADA MALAM TAHUN BARU 2021

30 Desember 2020 09:42:32 WIB

KOMPAS.com – Desa Wisata Nglanggeran dipastikan tutup pada malam Tahun Baru 2021, Kamis (31/12/2020)–Jumat (1/1/2021). Sebelumnya, Desa Wisata Nglanggeran juga sempat tutup untuk malam Natal 25 Desember 2020. “Iya benar. Untuk malam tahun baru destinasi wisata kami tutup karena mengikuti SOP (standard operation procedure) yang kami miliki,” kata Pengelola Desa Wisata Nglanggeran Sugeng Handoko kepada Kompas.com, Senin (28/12/2020). Hal tersebut dilakukan pengelola berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor: 443/1377 yang diterbitkan Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul. Tertera dalam SE tersebut salah satunya bahwa pengelola tempat wisata diimbau menjaga kewaspadaan dan tidak lengah selama liburan sebagai antisipasi terjadinya kasus setelah libur panjang.

Penutupan juga diumumkan pengelola Desa Wisata Nglanggeran melalui akun resmi Instagram @gunungapipurba. Untuk periode tersebut, semua tempat wisata yang ada di kawasan Desa Wisata Nglanggeran akan ditutup, yakni Gunung Api Purba, Embung Nglanggeran, Air Terjun Kedung Kandang, dan Kampung Pitu. Dengan menutup tempat wisata, pengelola juga melarang adanya kegiatan apa pun, termasuk perayaan Tahun Baru 2021.

Siang hari tetap buka

Walaupun tutup saat malam Tahun Baru, Desa Wisata Nglanggeran tetap akan membuka operasionalnya pada siang hari, Kamis (31/12/2020) dan Jumat (1/1/2021).

Setelah Malam Tahun Baru, kawasan wisata tetap buka sesuai jam operasional biasa, yakni Selasa–Jumat pukul 08.00-18.00 WIB. Sementara untuk Sabtu–Minggu buka 24 jam. Setiap Senin, desa wisata selalu tutup kecuali tanggal 28 Desember 2020. Pada periode tersebut, destinasi tetap buka sesuai dengan Surat Pemberitahuan Perpanjangan Uji Coba Terabtas SOP Protokol Kesehatan di Bidang Pariwisata dari Dinas Pariwisata Gunungkidul No. 556/1378.

Wisatawan masih bisa camping

Menurut Sugeng, wisatawan tetap bisa melakukan kegiatan camping di kawasan Desa Wisata Nglanggeran sesuai SOP uji coba terbatas yang diterapkan pengelola. Dalam SOP yang diterbitkan Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul tersebut, tertera bahwa jam operasional Desa Wisata Nglanggeran hanya beroperasi 24 jam pada Sabtu dan Minggu. Sehingga aktivitas camping hanya bisa dilakukan di hari Sabtu dan Minggu saja. Selain itu, pengunjung juga dibatasi maksimal 750 orang per hari atau sekitar 50 persen dari kapasitas maksimal. Aktivitas wisata lainnya, seperti outbound dan games juga diperbolehkan, tapi harus tetap memperhatikan protokol kesehatan. Selain itu, wisatawan didorong untuk melakukan reservasi lebih dahulu sebelum berkunjung melalui aplikasi Visiting Jogja.
Semua tamu yang berasal dari luar DIY juga harus bisa menunjukkan hasil rapid test antigen atau swab antigen, atau swab PCR dengan hasil negatif paling lama H-7. Hal itu sesuai Instruksi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Nomor: 7/INSTR/2020 tentang Penegakan Protokol Kesehatan Pencegahan Corona Virus Disease 2019 Pada Saat Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Desa Wisata Nglanggeran Tutup pada Malam Tahun Baru 2021", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2020/12/28/170500327/desa-wisata-nglanggeran-tutup-pada-malam-tahun-baru-2021.
Penulis : Syifa Nuri Khairunnisa
Editor : Anggara Wikan Prasetya

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung

SURVEY KEPUASAN PENGUNJUNG