PERHATIKAN SEJUMLAH HAL INI AGAR AKUN WHATSAPP TIDAK DIBAJAK

30 Desember 2020 08:57:17 WIB

Harianjogja.com, JAKARTA - Datangnya pandemi Covid-19 membuat masyarakat melakukan aktivitas secara daring atau melalui internet. Hal tersebut tentunya menjadi kesempatan bagi pelaku kejahatan siber lantaran jumlah target mereka kian bertambah. Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati dan berhati-hati terhadap serangan dunia maya.

Di antara banyak kejahatan dunia maya, yang baru muncul baru-baru ini yang dihasilkan melalui mekanisme yang dimiliki aplikasi pesan instan WhatsApp ketika pengguna mengganti ponsel mereka dan ingin mentransfer akun mereka.

Menurut peringatan yang dikeluarkan oleh perusahaan keamanan siber, Check Point, jenis serangan siber baru yang terdeteksi dalam beberapa pekan terakhir sedang diperingatkan yang merampok korban dari akun WhatsApp mereka, memanfaatkan kepercayaan yang mereka miliki pada kontak mereka.

Ketika seseorang mengganti ponselnya dan ingin mentransfer akun WhatsApp-nya, perusahaan teknologi tersebut mengirimkan otentikasi SMS ke nomor ponsel sebelumnya sehingga dapat dimasukkan. Prosesnya memungkinkan Anda memodifikasi aplikasi pesan instan dari satu nomor ke nomor lain. Namun, hal itu juga membuka pintu bagi pelaku kejahatan siber untuk mengakses akun korban.

“Hal pertama yang perlu diketahui tentang serangan siber ini adalah bahwa aset utama pelaku kejahatan siber adalah memanfaatkan kepercayaan korban. Oleh karena itu, cara melakukan penyerangan ini didasarkan pada fakta bahwa sebelumnya pelaku kejahatan siber ini berhasil menyerang salah satu kontak korban dengan mencuri semua nomor telepon yang dimilikinya, ”ujar direktur. Teknisi Check Point untuk Spanyol dan Portugal, Eusebio Nieva mengutip Entepreneur pada Selasa (29/12/2020).

Konon, dengan cara inilah penjahat dunia maya menggunakan nomor telepon untuk menulis ke WhatsApp dan meminta kode SMS untuk otentikasi. Kemudian, berpura-pura menjadi kontak yang diketahui, mereka berkomunikasi dengan korban untuk meminta kode tersebut, dengan alasan bahwa mereka telah melakukan kesalahan saat mengirimkannya.

Perlu dicatat bahwa pemulihan akun tidaklah mudah. Satu-satunya cara adalah dengan berbicara dengan WhatsApp untuk memberi tahu mereka tentang pencurian akun tersebut dan agar mereka secara otomatis membatalkan akun tersebut dengan nomor telepon itu.

Lantas, Bagaimana cara melindungi akun WhatsApp yang bisa dilakukan?

Untuk mencegah serangan semacam ini yang paling penting adalah ketika seseorang menerima SMS, mereka membacanya dengan cermat.

Dengan cara yang sama, sangat penting untuk berhati-hati dengan kode yang dikirim dan menyadari bahwa seseorang tidak boleh mengirim kode yang Anda terima kepada siapa pun.

Rekomendasi untuk mencegah menjadi korban peretas di WhatsApp:

1. Disarankan untuk tidak membuka akun Anda di komputer bersama dan sering memeriksa perangkat mana yang sesi Web WhatsApp dimulai.

2. Perlu diingat bahwa aplikasi tidak pernah meminta informasi kepada pengguna melalui panggilan, pesan WhatsApp, atau pesan teks.

3. Saat Anda perlu menerima kode verifikasi, hindari membagikannya dengan lebih banyak orang.

4.Setiap kali mereka mengirimi Anda pesan teks dari nomor yang tidak dikenal, blokir mereka tanpa membalas atau memberikan informasi pribadi.

 

Sumber: https://tekno.harianjogja.com/read/2020/12/30/503/1059377/perhatikan-sejumlah-hal-ini-agar-akun-whatsapp-tidak-dibajak-atau-dicuri

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • wahyun
    Pantau terus web kami ya kak :)...baca selengkapnya
    04 Mei 2024 12:43:47 WIB
  • wahyun
    Terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
    04 Mei 2024 12:43:10 WIB
  • wahyun
    Semoga bermanfaat :)...baca selengkapnya
    05 April 2023 13:07:28 WIB
  • wahyun
    Terima kasih kunjunggannya, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
    21 Juni 2021 13:43:56 WIB
  • Nindy julianti
    Perbanyak lagi kak...baca selengkapnya
    19 Juni 2021 15:02:47 WIB
  • Anik Rohmawati
    Mantab...baca selengkapnya
    24 September 2020 11:10:39 WIB
  • basri
    cukup jelas...baca selengkapnya
    24 Juli 2020 11:00:31 WIB
  • Dede Juhara
    Saya baru tahu nama daun sambung nyawa = daun Apri...baca selengkapnya
    04 Juli 2020 17:31:30 WIB
  • L_Meong
    Terimakasih kunjungannya ke website ini. Dari hasi...baca selengkapnya
    26 Juni 2020 12:05:44 WIB
  • Willy Nurdiansyah
    Mencari kerjasama barang sembako Untuk kios saya ...baca selengkapnya
    07 Juni 2020 00:59:02 WIB
Galeri Foto
ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT
PELADI MAKARTI
PENDATAAN PELAKU USAHA/ UMKM DI KALURAHAN PUTAT
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial