SELAIN CUCI TANGAN, DISARANKAN POTONG KUKU AGAR TERHINDAR DARI VIRUS
Tari 10 April 2020 19:06:49 WIB
Harianjogja.com, JOGJA-- Ketika pandemi virus corona terus berdampak pada masyarakat di seluruh dunia, para ahli memberi nasihat kepada orang-orang tentang cara terbaik untuk menjalani rutinitas pribadi mereka, termasuk tetap aman saat berbelanja bahan makanan, membersihkan produk dari supermarket, dan melakukan jarak sosial.
Salah satu saran terbaru yang telah mendapatkan daya tarik dalam sebuah postingan di Facebook dari seorang perawat Australia, agar orang-orang menjaga kuku mereka tetap pendek untuk membantu mencegah penyebaran virus corona.
Seorang dokter pengobatan penyakit dalam dan gaya hidup, dan juga editor WebMD yang bertanggung jawab untuk memastikan keakuratan informasi kesehatan, Neha Pathak, merinci bagaimana orang harus merawat kuku mereka selama wabah virus corona.
Pathak mengatakan bahwa kuku dapat menyembunyikan kuman, tetapi karena virus corona masih dipelajari, belum diketahui secara pasti berapa lama virus ini dapat hidup pada kuku dan kulit.
Karena itu, Pathak menjelaskan, kuku tentu saja bisa mengandung kuman, dan mungkin saja dapat menyebabkan penyebaran virus.
"Kuku benar-benar dapat menampung kuman dan memungkinkan penyebaran. Kita belum tahu berapa lama virus corona baru dapat hidup di kulit dan kuku kita, tetapi tentu saja cukup lama untuk memungkinkan penyebaran jika kita tidak membersihkan tangan dan kuku dengan benar," kata Pathak, dikutip pada Jumat (10/4/2020).
Pathak merekomendasikan agar orang-orang memotong kuku dengan panjang tidak melebihi bagian atas ujung jari. Hal tersebut didasarkan atas rujukan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) terkhusus untuk pekerja rumah sakit agar kuku mereka dipangkas.
"CDC sebenarnya merekomendasikan agar [penyedia layanan kesehatan] tidak membiarkan kuku mereka lama [memanjang] atau menggunakan kuku buatan, karena kuman dapat hidup di celah, bahkan setelah mencuci tangan," kata Pathak.
Kuman dan virus juga dapat bersembunyi di celah-celah cat kuku yang terkelupas. Sehingga, Pathak juga merekomendasikan agar orang menghilangkan cat kuku yang terkelupas dari kuku.
Pathak menambahkan bahwa metode cuci tangan yang optimal, yaitu menggunakan sabun dan air dengan menggosok selama 20 detik di sekitar jari, ibu jari, pergelangan tangan, dan di bawah kuku, adalah solusi terbaik untuk mencegah penyebaran virus corona, dan virus lain pada umumnya.
Karena para ahli telah mendesak orang untuk tidak melakukan perawatan kuku, rambut, dan kecantikan lainnya, di salon untuk sementara waktu. Ada banyak cara mudah untuk merawat kuku di rumah.
Misalnya, untuk menghilangkan cat kuku yang terkelupas hanya membutuhkan beberapa produk dasar, seperti aseton, kapas, aluminium, dan kikir kuku.
Membersihkan gunting kuku dan alat-alat lain juga dapat membantu mencegah infeksi.
Sumber : https://lifestyle.harianjogja.com/read/2020/04/10/508/1036506/selain-cuci-tangan-disarankan-potong-kuku-agar-terhindar-dari-virus
Dokumen Lampiran : SELAIN CUCI TANGAN, DISARANKAN POTONG KUKU AGAR TERHINDAR DARI VIRUS
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- REALISASI APKAL 2025 DAN TRANPARANSI APBKAL 2026
- ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT
- OUTING CLASS SD ISLAM TUNAS ILMU KE DESA PRIMA GUMREGAH
- APEL PAGI PAMONG KALURAHAN PUTAT
- TK TUNAS ILMU DAN PAUD TUNAS BARU BELAJAR MEMBUAT BOLU KELAPA DI DESA PRIMA
- APEL PAGI PAMONG KALURAHAN PUTAT
- PENUTUPAN PENDAFTARAN PENGISIAN PAMONG DAN STAF PAMONG : 28 CALON RESMI TERDAFTAR
Komentar Terkini
-
wahyun
Pantau terus web kami ya kak :)...baca selengkapnya
04 Mei 2024 12:43:47 WIB -
wahyun
Terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
04 Mei 2024 12:43:10 WIB -
wahyun
Semoga bermanfaat :)...baca selengkapnya
05 April 2023 13:07:28 WIB -
wahyun
Terima kasih kunjunggannya, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
21 Juni 2021 13:43:56 WIB -
Nindy julianti
Perbanyak lagi kak...baca selengkapnya
19 Juni 2021 15:02:47 WIB -
Anik Rohmawati
Mantab...baca selengkapnya
24 September 2020 11:10:39 WIB -
basri
cukup jelas...baca selengkapnya
24 Juli 2020 11:00:31 WIB -
Dede Juhara
Saya baru tahu nama daun sambung nyawa = daun Apri...baca selengkapnya
04 Juli 2020 17:31:30 WIB -
L_Meong
Terimakasih kunjungannya ke website ini. Dari hasi...baca selengkapnya
26 Juni 2020 12:05:44 WIB -
Willy Nurdiansyah
Mencari kerjasama barang sembako Untuk kios saya ...baca selengkapnya
07 Juni 2020 00:59:02 WIB
ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT
PELADI MAKARTI
PENDATAAN PELAKU USAHA/ UMKM DI KALURAHAN PUTAT
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |












