INI DAERAH YANG TERDAMPAK HUJAN ABU AKIBAT ERUPSI GUNUNG MERAPI
Lian 04 Maret 2020 09:15:47 WIB
YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Erupsi Gunung Merapi pada Selasa (03/03/2020) pukul 05.22 WIB menyebabkan hujan abu dalam radius 10 kilometer dari puncak.
Hujan abu ini terjadi di wilayah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
"Tadi pada saat letusan ke arah angin Utara, tapi ternyata sebaran abunya ke arah Timur," ujar Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida, Selasa (03/03/2020).
Hanik menyampaikan tinggi kolom erupsi Gunung Merapi kurang lebih 6 kilometer. Sebaran abu dilaporkan ke arah Utara-Timur kawah.
Sektor Utara yang terdampak hujan abu dilaporkan di wilayah Kecamatan Musuk dan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Hujan abu bercampur pasir dilaporkan juga terjadi di wilayah Desa Mriyan, Boyolali. "Ketebalannya (abu) ada yang satu milimeter, ada yang dua milimeter. Tergantung jaraknya," tegasnya.
Menurutnya, masyarakat tidak perlu panik. Sebab radius bahaya berada 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi. Status Gunung Merapi masih ditetapkan pada level II atau waspada. Masyarakat juga belum perlu mengungsi.
Masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa di luar radius bahaya.
"Sampai saat ini belum perlu mengungsi. Kondisi saat ini Merapi masih seperti kemarin artinya tidak ada potensi bahaya lebih dari 3 km (dari puncak)," tandasnya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Daerah yang Terdampak Hujan Abu Akibat Erupsi Gunung Merapi", https://regional.kompas.com/read/2020/03/03/10480231/ini-daerah-yang-terdampak-hujan-abu-akibat-erupsi-gunung-merapi.
Penulis : Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma
Editor : Teuku Muhammad Valdy Arief
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- LEMBARAN KALURAHAN PUTAT TAHUN 2026 NOMOR 1
- LEMBARAN KALURAHAN PUTAT TAHUN 2025 NOMOR 7
- REALISASI APKAL 2025 DAN TRANPARANSI APBKAL 2026
- ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT
- OUTING CLASS SD ISLAM TUNAS ILMU KE DESA PRIMA GUMREGAH
- APEL PAGI PAMONG KALURAHAN PUTAT
- TK TUNAS ILMU DAN PAUD TUNAS BARU BELAJAR MEMBUAT BOLU KELAPA DI DESA PRIMA
Komentar Terkini
-
wahyun
Pantau terus web kami ya kak :)...baca selengkapnya
04 Mei 2024 12:43:47 WIB -
wahyun
Terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
04 Mei 2024 12:43:10 WIB -
wahyun
Semoga bermanfaat :)...baca selengkapnya
05 April 2023 13:07:28 WIB -
wahyun
Terima kasih kunjunggannya, semoga bermanfaat...baca selengkapnya
21 Juni 2021 13:43:56 WIB -
Nindy julianti
Perbanyak lagi kak...baca selengkapnya
19 Juni 2021 15:02:47 WIB -
Anik Rohmawati
Mantab...baca selengkapnya
24 September 2020 11:10:39 WIB -
basri
cukup jelas...baca selengkapnya
24 Juli 2020 11:00:31 WIB -
Dede Juhara
Saya baru tahu nama daun sambung nyawa = daun Apri...baca selengkapnya
04 Juli 2020 17:31:30 WIB -
L_Meong
Terimakasih kunjungannya ke website ini. Dari hasi...baca selengkapnya
26 Juni 2020 12:05:44 WIB -
Willy Nurdiansyah
Mencari kerjasama barang sembako Untuk kios saya ...baca selengkapnya
07 Juni 2020 00:59:02 WIB
ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT
PELADI MAKARTI
PENDATAAN PELAKU USAHA/ UMKM DI KALURAHAN PUTAT
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |










